Aku suka padanya....
Aku ingin melihat senyumnya, mendengar suaranya atau hanya mengetahui keberadaanya..
Aku ingin terselip di sudut ingatannya, selalu dan selalu..
Walau hanya setitik..
Setelah aku bertahan dengan titik itu dalam sudut pikirannya, aku ingin menjadi bulat, kecil saja, tak apa...
Setelah bertahan dengan bulatan kecil dalam sudut ingatannya, aku ingin membesar, walau hanya dalam sudut ingatan...
Setelah aku tumbuh besar dalam sudut ingatannya, aku ingin ke tangah, aku ingin menjadi pusat pikirannya..
aku ingin memilikinya....
Itulah yang kurasa, saat aku sedang jatuh cinta padanya...
Ingin bersama, ingin berhubungan dengannya, dan terakhir, ingin memilikinya... Menurutku itu hal biasa...
Tapi terkadang rasa membuat penglihatan menjadi tabu,, membuat pendengaran menjadi bising dan membuat rasa menjadi hampa...
Kita mengajaknya ngobrol, meng-smsnya sesering yang kita bisa.. Dia membalas, hati terbang menembus kayangan... Dia acuh terjatuh ke tanah neraka...
Rasa itu...
Aku tau persis bagaimana rasanya, saat yang disuka menyukai orang selain diri ini...
Tapi menjadikan diri menjadi sahabat.. aku bertahan, dengan berjuta harapan dan angan angan liar..
Karena kebaikannya,, karena keramahannya,, walau ia tahu ada rasa terhadapnya...
Dan aku terus mengharapkannya...
Itulah rasanya....
LALU....
Ada dia....
Yang menawarkan sayangnya padaku..
Dia yang adalah seorang kakak bagiku...
Aku menyayanginya, tapi tak terbayang menjadi miliknya, tak terbayang hidup bersamanya..
TAK PERNAH terbayang...
Kejam...
aku merasa kejam...
Aku tahu rasanya...
Berbagai pesan tak bermakna dia kirimkan... aku membalasnya,, tapi bukan perasaannya..
karena ku tak bisa.. benar2 tak bisa...
aku tau rasanya, memupuk harapan tak berujung...
Aku pun perlahan melangkah jauh,, untuk tidak menyakitinya kelak..
Tapi,, aku rasa,, aku telah menyakitinya, dengan menghindarinya, dengan perubahan kata dalam pesan yang memendek...
Dengan acuhan terhadap semua pesan tak bermakna miliknya..
aku tahu bagaimana rasanya...
Tapi aku PEDULI padanya,, aku menyayanginya as my brother...
Karenanya aku menjaga jarak padanya...
Walau terkadang aku tak bisa begitu tega,, karena aku pun senang mengobrol dengannya..
tapi bukan berarti aku bisa menerima perasaannya...
Ahhh.. aku tahu, aku paham,,,
sungguh seperti sebuah ironi...
Kita merasa begitu sedih karena diacuhkan orang yang kita suka,, tapi kita mengacuhkan orang yang kita suka...
Kita terlalu berharap karena bisa terus bercanda dan bersama orang yang kita suka, tapi kita menanggapi orang yang menyukai kita padahal tak terbesit untuk bersamanya...
kadang2. orang melakukan itu tanpa disengaja vid. maunya ngga begitu, tapi keadaan memaksa begitu.just follow your heart dear :)
BalasHapusiya juga sih Vit...
BalasHapusyup,, just follow the heart.. :)
hati org tu emang g bs dipaksakan vid,,
BalasHapusemang rasanya greget gitu kan loving n b loved nya jatuhnya sama org yg berbeda...
tapi sumday,,
ketika km ketemu sama org yg memang jodohmu...
u will loving sumone dat also luv u back :)
mungkin popcorn,,mungkin si angka 9...
mungkin yg laen...
tapi pasti akan ada...
smangaaat tman !!
hehehe...
hehehe.. iya Diiiin..
BalasHapuskm jg semangat yaaaa! :)