Dan aku beradu pada sang malam
mengayun dingin mendayu menjadi kehangatan
kantuk terantuk kerasnya keadaan
menimang bimbang berselimut ketegaran
memandang amukan bumi ketenangan
yang membisikkan,,,
"lurus tidak ke belakang namun depan,
rasa itu mengalir bukan membakar,
dan gagal bukan hiasan kemalangan,
melainkan variasi dari kemenangan"
Bisikan alam merangkai cahaya yang semula hilang
peraduan malam pun menjelma siang
dingin melayang termakan asap
kantuk terbebas oleh kebahagiaan
bimbang berlari tercekik keberanian
dan aku berdiri menatap masa yang akan datang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar