Dalam keramahan malam aku terpana
saat jalan menunjukkan sosok dirinya, aku terbeku
sarat akan rindu, begitu dalam seakan seluruh udara yang berhembus menjadi debu
debu rindu yang membelai lembut sekujur tubuhku
Ah,, dia...
angan kembali mengembara, mengingat sosok itu
lama tak muncul, lama tak menyapa
ah.. suara itu
lama tak terdengar sapa itu
lama tak kucerna cerita yang terlahir dari tarian kalbunya
rindu tidak lagi menjadi tabu oleh hati yang telah kaku
yang lama tak tersentuh alunan kasih, cinta..
pikir kosong olehnya, lumpuh tanpanya
dalam hembusan hangat angin malam, aku merindu
menatap sosoknya yang semu, menenun tebaran kisahnya yang berhamburan
menjadi satu
sebuah rindu...
Aku rindu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar