Kata menjadi penghibur lidah yang kelu, menjadi benang pada jarum bernama bahasa, sebentuk aliran dari perasaan...

Sabtu, 29 Januari 2011

Aku Masih Ingat

Aku masih ingat

saat pendar siang masih menempel di sekujur tubuhku

saat peluh pijar terang masih membasahiku

dan saat bising hiruk pikuk masih mendengung di telingaku


Aku masih ingat akhir itu

lambaian mentari di ujung senja

tawa cahaya di sisa keberadaannya

peluk rembulan yang menyapa kebangkitan malam


Aku tentu masih ingat

walau sang mentari tengah terlelap dalam tidur panjangnya

walau cahaya seakan berlari menjauh, takut akan gelap lingkar mataku

walau siang telah lama tunduk pada sang malam, bersembunyi, tak pernah kembali


Aku terdiam mengambang pada pusaran malam

Bahkan bintang pun menciut termakan gulita

Tanpa setitik cahaya, melayang, berputar menghitung hampa

Tapi aku masih ingat

karena lupa telah kubekap bersama harap

Karena aku masih ingat dan terus menantikan

saat siang kembali menyapaku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar