Kata menjadi penghibur lidah yang kelu, menjadi benang pada jarum bernama bahasa, sebentuk aliran dari perasaan...

Rabu, 09 Juni 2010

Cinta Kita

Mengalun merajut ingatan
saat senyum terkembang
saat canda ditebarkan
saat bersama menjadi harta terindah
cinta itu menyelimuti
Rasaku melambung menebarkan riang
saat bersama
menenun canda
merangkai bahagia
bersama...

Ya, detik tak ingin berdiam
berjalan meninggalkan
butiran dan potongan kisah
cerita indah untuk dikenang

Melangkah bersama
Tapi arah yang berbeda
dalam hati terus terjalin
berjalan menjauh
berpisah jalan
tapi tenang saja
hanya sementara

aku melangkah
tersandung ego dan manja
terluka sementara
menahan perihku sendiri
tapi
sayup sayup kudengar
terbawa semilir angin
rintih tangis sebutir cinta
bersama potongan cintaku yang lainnya

Ada apa?
Baru saja usai tangisku
Kudengar tangismu
Baru saja reda emosiku
Kurasa dahsyatnya emosimu

Oh Tuhan... Inikah cobaan?
Saat kami tengah melangkah terpisah
terpaut satu oleh jalin kasih
Kau getarkan alur cinta kami
Kau riakkan tenang air cinta kami

Oh Tuhan... Inikah ujian?
Untuk mempererat makna cinta kami
kumohon Tuhan
hentikan tangisnya
rapuhnya turun menjadi rapuhku
kumohon Tuhan
redamkan emosinya
ledakkan emosinya
juga mengalir di darahku..

Kumohon...
hentikan tangisnya...
Kuatkan jiwanya...
Kokohkan cinta kami...
selalu
selamanya...

Tolonglah, Ya Allah...

cintaku, seutuhnya milik kalian.. selalu, selamanya.... Aku sayang kalian Pa, Ma, Mas... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar