Berlari meninggalkan nyata
Menyeruak pikir memeluk pekat hampa
Menari-nari bersama khayal
Pencipta rasa hampa dan perih yang membuat rindu
Mencumbunya, gelap sesat dan tangisan darah
Merangkulnya, mati rasa dan tatap tak bernyala
Merengkuhnya, bisikan setan dan tawaran kematian
Bermain bersamanya, ego dan manja
Bersenang - senang bersama rasa dalam palung kegelapan
Merasakan nyaman berselimut rasa sesat
Biarkan, tinggalkan aku di sini
Jangan panggil aku, jangan bawa aku
pada nyata...
Karena nyata, memeras air mata
Karena nyata, tengah bergemuruh dan akan membantaiku
Karena nyata, tengah poranda oleh badai emosi
yang memanggil perih
yang kan menularkan perihnya
pada orangorang yang kusayangi, kalian...
Jadi, biarkan aku di sini
Jangan pedulikan aku saat ini
Aku yang tengah menikmati perih yang tak ingin kubagi
Biarlah perihku terpendam
Saat aku ingin membahagiakan kalian... =)
keren banget puisi nya ...
BalasHapusaku juga punya puisi, heheh ... numpang publish di sini yah
BAIT-BAIT SADARKAN AKU
memandangmu
sungguh pilu
bercampur rindu
hati pun berderu
genderang berpalu
detak terpacu
dalam padu cintaku
bait-bait sadarkan aku
dari segala syahdu
hati kelabu
pun aku mengadu
meski sebenarnya merayu
hu hu hu
isak tangisku
menahan maluku
dari bait-bait cintaku
yang telah genap seribu
namun pun tak satu
sampai ke kasihku
bait-bait sadarkan aku
aku satu
dia satu
tak mungkin padu
kecuali bersatu
dalam dua cintaku
Karya: John Terro
wah,, puisimu lebih keren.. :)
BalasHapuskenapa seribu bait puisimu tak kau sampaikan ke kasihmu?
hehe..
aku suka puisimu, ringkas tapi dalam.. :)