Kata menjadi penghibur lidah yang kelu, menjadi benang pada jarum bernama bahasa, sebentuk aliran dari perasaan...

Rabu, 17 Maret 2010

Hujan Jeruji Beku

hujan kembali merengkuh malam
dalam keheningan kusapa ia yang kembali meraja
kau ada, dan kau masih, dan kau tetap
tanya terlayang tanpa rencana, tanpa terpikir
saat ketidakrelaan menjadi tameng hati yang tercuri
seakan tiada peduli, kau menjelma bersama hujan
menusuk jiwa dengan butiran beku yang meruncing
merobek alur alur hati yang tiada terlindungi
menyentuh hati dengan dingin yang melukai
perih, tapi ku tak ingin kau pergi
letih, tapi tiada lelah menghinggapi
beku, tapi kumerasa terselimuti
Ah,,,
logika seakan terkulai saat kuberkata,,,
"Aku masih menginginkanmu.."
Kau,,
Hujan jeruji beku yang menghunusku dalam malam tiada bintang..

2 komentar:

  1. kata2 yang ngena banget. perasaan "betapa aku masih menginginkanmu" tergambar jelas dan itu menunjukkan betapa berartinya orang itu bagimu. ^^

    BalasHapus
  2. seseorang yang berarti? malah aku gak tau seberapa berartinya dia. yang aku tau, aku mengaguminya, dulu, bertahun - tahun yang lalu, kemaren, hingga saat ini.. :)

    BalasHapus