Kata menjadi penghibur lidah yang kelu, menjadi benang pada jarum bernama bahasa, sebentuk aliran dari perasaan...

Jumat, 12 Maret 2010

Kau, masa laluku...

bayang itu telah menjadi kuasa
dan masih menjadi kuasa
meski hanya setitik uap meski hanya meringkuk sudut
tapi ia miliki kuasa
bayangnya yang kadang terlupa tapi penuh daya
masalaluku....

masih kuingat segar dalam ingatanku, dulu. Kesal yang muncul karena kesombonganmu, hati yang panas karena mereka bergosip buruk tentangmu.

beberapa minggu setelahnya, sosok burukmu perlahan sirna, pesonamu mulai kurasa, tak pernah kuakui, ada sesuatu yang berbeda.

ah, akhirnya. gejolak rasa tak bisa kubendung, kutumpahkan semua, kurasakan semua. debar ini, bahagia ini, harap ini, dan takut ini. semua yang timbul dari keberadaanmu.

Dan masih bisa kurasa sekarang. perih yang kau toreh setelah lama kita bersama, dalam satu jalinan persahabatan. tangis yang kuisak. kepahitan yang kutelan. diujung kebersamaan kita. saat duniaku bergetar, bukan hanya karenamu. tapi sudah saatnya semua bergetar dan porak poranda. demi sebuah revolusi baru dalam diri.

saat kubangun diri dalam dunia baru bangku kuliah. kubangkitkan semua yang poranda. kulepas perih itu dan semua tentangmu, walau entah mengapa, kau tak melepasku. bukan karena aku. bukan. tapi karenanya. dia yang kau cinta. sahabatku sendiri. yang masih bersamaku dalam satu atap kampus biru. perih...

Kulalui semua tanpa menoleh. saat kutemukan rasa pada sosok lain yang kudamba. ah tapi ternyata, kau masih ada. bersembunyi dan meringkuk di sudut hatiku. tapi biarlah. akupun berlalu...

Lama... menahun sudah semua berlalu. tanpa dirimu berlabuh di kepalaku. dan kuberanikan diriku. mengintip ke dalam dasar hatiku. ah, kau masih disitu. tapi biarlah. diamlah kau disitu. dan kita akan lihat, berapa lama lagi kau akan bertahan, berdiam disana, sudut hatiku.
Karena kan kubiarkan semua berlalu.
kuserahkan saja pada waktu.. :)

6 komentar:

  1. huaaa...dapet bgt feelingnya vid >.<
    smp ak ikut terhanyut...hehehe...

    tulisan2mu itu bener menginspirasi :)
    moga2 tuh angka 9 baca,,biar dy kerasa...ahahaha...

    BalasHapus
  2. Lita:
    hehehe,, angka 9 = julukan seseorang..
    Dina ini bisa dibilang orang yg banyak tau tentang kehidupanku,,
    klo cerita2 suka pke istilah2 gtu kadang.. :D

    Dina:
    hahaha,, biarlah Din,,
    biarkan semua berlalu... :)
    menginspirasi? Alhamdulillah deh klo gtu... hehe

    BalasHapus
  3. aku juga sering begitu, memberi julukan pd org yang kusuka atau hanya sekedar kulihat dr jauh. hanya teman2 dekatku aja yg tau ttg julukan itu. mengagumi dr jauh emg lbh baik.

    BalasHapus
  4. gak selalu lebih baik.. :D
    kadang ego ini menuntut u selalu d dekatnya..
    tergantung keadaan jg sih.. hehe

    BalasHapus