Kata menjadi penghibur lidah yang kelu, menjadi benang pada jarum bernama bahasa, sebentuk aliran dari perasaan...

Selasa, 18 Mei 2010

Jiwa

Termangu sendiri beralas sepi
Merasuki lautan ketajaman jiwa
Yang terkadang terbang tinggi di sela awan
Seolah menikmati persembunyian putih
Menyapa riang surya tergantung
Dan menari bersama tenangnya kebahagiaan siang
Tapi terkadang meresap dalam gelap palung dunia
Tersembunyi dalam hitam kotor
Tiada senyum hanya hampa
Saat jiwa lari menjauhi cahaya
Saat jiwa pengecut terbiritbirit melihat sang surya
Saat jiwa nyaman bersama pekat malam laut dalam
JIWA
Tak pernah lelah berpetualang
Siang maupun malam
Tenang bahagia maupun gelap kematian..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar