Lagi,, aku tersesat dalam derasnya arus air mata...
Aku berlari tiada nyali menjauhi realita..
Aku bagai pengemis yg meminta tanpa daya upaya..
Dan lidahku yang bodoh seakan berkata..
'biarlah aku dapatkan adanya tanpa daya upaya'
Dan detik pun berlalu siasia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar